Bahasa Concise Prescribing Info
Komposisi
Human papillomavirus type 16 L1 protein 20 mcg, human papillomavirus type 18 L1 protein 20 mcg (recombinant & ASO4 adjuvanted).
Indikasi/Kegunaan
Pencegahan infeksi persisten, lesi serviks pramaligna, & kanker yg disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) tipe 16 & 18 pd wanita usia 9-25 thn.
Dosis/Cara Penggunaan
Wanita ≥15 thn 3 dosis 0.5-1 mL diberikan secara inj IM ke regio deltoid dg jadwal pemberian 0, 1, & 6 bln. Jika diperlukan fleksibilitas jadwal vaksinasi, dosis ke-2 dpt diberikan antara 1 bulan & 2.5 bln ssdh dosis pertama & dosis ke-3 diberikan antara 6 & 12 bulan ssdh dosis pertama; 9-14 thn 2 dosis 0.5 mL. dosis ke-2 diberikan antara 5 bln & 13 bln stelah pemberian dosis pertama (apabila dosis ke-2 diberikan 5 bln setelah pemberian dosis pertama, maka dosis ke-3 wajib diberikan).
Kontraindikasi
Hipersensitivitas.
Perhatian Khusus
Dpt terjadi sinkop. Tunda vaksinasi pd pasien dg peny demam akut berat. Jangan diberikan secara intravaskuler atau intradermal. Trombositopenia atau ggn koagulasi darah. Jangan digunakan utk pencegahan progresi lesi yg terkait HPV pd saat vaksinasi. Infeksi HIV atau pemberian bersama dg terapi imunosupresan. Hamil & laktasi.
Efek Samping
Sakit kepala, mialgia, reaksi pd tempat inj, kelelahan menyeluruh; mual, muntah, diare, & nyeri perut, gatal/pruritus, ruam kulit, urtikaria, artralgia, demam.
Interaksi Obat
Respon adekuat mungkin tdk didapat jika obat ini diberikan bersama dgn imunosupresan.
Klasifikasi Kimiawi Terapeutik Anatomis
J07BM02 - papillomavirus (human types 16, 18) ; Belongs to the class of papillomavirus vaccines.
Bentuk Sediaan/Kemasan
Form
Cervarix vaccine (inj)
Packing/Price
(pre-filled syringe) 0.5 mL x 1's
Register or sign in to continue
Asia's one-stop resource for medical news, clinical reference and education
Sign up for free
Already a member? Sign in