Cisplasan

Cisplasan

cisplatin

Produsen:

Sanbe
Bahasa Concise Prescribing Info
Komposisi
Cisplatin
Indikasi/Kegunaan
Monoterapi paliatif atau kombinasi dg kemoterapi lain yg disetujui pd pasien yg sudah menerima prosedur bedah & / atau terapi radio yg sesuai dlm tatalaksana tumor testis atau ovarium metastatik & kanker kandung kemih stadium lanjut.
Dosis/Cara Penggunaan
IV Terapi prehidrasi 8-12 jam sblm administrasi. Terdiri dari 1-2 L larutan garam fisiologis / m2 / infus selama minimal 2-3 jam. Infus jangka pendek: infus IV selama 15 menit, dosis diberikan segera setelah administrasi IV 62.5 mL 20% lar manitol. Infus jangka panjang: infus IV selama 1-8 jam, dosis yang akan diberikan diencerkan dengan 1-2 L larutan garam fisiologis yang mengandung 50 g glukosa & 18,75 g manitol / L. Monokemoterapi 50-120 mg / m2 dengan interval 3-4 minggu; atau 50 mg / m2 pada hari ke 1 & 8 dengan interval 3-4 minggu; atau 15-20 mg / m2 pada hari 1-5 dengan interval 3-4 minggu. Pasca terapi hidrasi Asupan cairan yang adekuat harus diberikan setelah administrasi, misalnya, dalam (6-12) 24 jam setelah administrasi obat (ini terdiri dari 2-31 larutan garam fisiologis / m2 bersama dengan larutan glukosa 5% pada a rasio 1: 1.5). Diuresis paksa Dosis> 60 mg / m2, administrasi manitol (8 g / m2) wajib dilakukan segera sebelum pemberian pertama. Setelah onset minimal diuresis 250 mL dalam 30 menit pemberian dapat dimulai. Pasien dg ggn fungsi ginjal kreatinin serum ≥2 mg / dL Hentikan terapi sampai kreatinin serum kembali ≤2 mg / dL. Kreatinin serum ≤2 mg / dL Pengurangan dosis 50% dari dosis standar sudah dalam kisaran kreatinin serum 1,5-2 mg / dL.
Kontraindikasi
Hipersensitif thd cisplatin atau senyawa lain yg mengandung platinum. Pasien mielosupresi, ggn pendengaran, ggn ginjal yg sudah ada sebelumnya.
Perhatian Khusus
Reaksi mirip anafilaksis pd pasien dg pajanan sebelumnya dg obat ini. Dapat menyebabkan pembentukan endapan & hilangnya potensi dengan jarum atau set IV yang mengandung bagian Al. Mempotensiasi toksisitas ginjal kumulatif yang parah dengan antibiotik aminoglikosida. Pantau kadar kreatinin serum, BUN, CrCl, Mg, K, & Ca sebelum memulai terapi & untuk setiap tahap berikutnya. Jgn diberikan lebih dari sekali setiap 3-4 minggu. Lakukan uji audiometri sblm mulai terapi & untuk tiap dosis obat berikutnya. Mielosupresi terkait dosis. Pantau jumlah darah perifer setiap minggu. Neuropati berat & mungkin ireversibel pada beberapa pasien. Lakukan pemeriksaan neurologis secara teratur. Pantau fungsi hati secara berkala. Peningkatan SGOT dapat terjadi. Hamil.
Efek Samping
Peningkatan BUN & kreatinin, asam urat serum, penurunan CrCl; tinnitus, gangguan pendengaran, mielosupresi, anemia mual, muntah, anoreksia; neuropati perifer; edema wajah, takikardia mengi, hipotensi; hipokalsemia, hipokalemia, hipofosfatemia; hiperurisemia.
Interaksi Obat
Peningkatan toksisitas sumsum tulang dengan mielosupresan lain atau tindakan terapeutik seperti radioterapi. Peningkatan nefrotoksisitas & ototoksisitas dengan zat nefrotoksik & ototoksik (misalnya, aminoglikosida, amfoterisin-β). Efektivitas berkurang dengan agen pengkelat misalnya, penicillamine. Mengurangi ekskresi agen sitostatik lain oleh ginjal, seperti bleomisin & metotreksat. Dpt mempengaruhi respon terapeutik secara negatif dengan piridoksin & heksametilamina pd kanker ovarium lanjut. Fenomena Raynaud dapat terjadi dengan bleomisin atau vinblastin. Penurunan konsentrasi anti-konvulsan dalam plasma. Dpt menyebabkan neuropati dg docetaxel. Vaksinasi dg vaksin hidup yg dilemahkan.
Klasifikasi MIMS
Klasifikasi Kimiawi Terapeutik Anatomis
L01XA01 - cisplatin ; Belongs to the class of platinum-containing antineoplastic agents. Used in the treatment of cancer.
Bentuk Sediaan/Kemasan
Form
Cisplasan inj 1 mg/mL
Packing/Price
50 mL x 1's
Register or sign in to continue
Asia's one-stop resource for medical news, clinical reference and education
Sign up for free
Already a member? Sign in